WebHTB, Bandwidth manager linux

Sebuah server, router atau gateway tak lengkap rasanya tanpa ada traffic control yang berfungsi sebagai Bandwidth manager dan juga pemisah bandwidth lokal dan internasional. Mengapa bandwidth harus di pisahkan, ini dikarenakan rata-rata ISP di Indonesia, katakan saja speedy misalnya yang tidak memberikan besaran bandwidth yang sama untuk akses ke server situs di luar negri dan dalam negri (cek aja via http://www.speedtest.net.

Bandwidth shaping atau bandwidth management kini dapat dilakukan lebih mudah dengan tampilan web gui, serta dilakukan secara terpusat tidak satu satu di tiap klien, nama software bandwidth managernya adalah webhtb. WebHTB ialah free bandwidth management, namun ada juga versi premiumnya akan tetapi webhtb versi free pun tak kalah featurenya.

Biasanya warnet atau teknisi warnet mengambil jalan alternatif dengan menggunakan management bandwidth mikrotik yang lebih simple namun Mikrotik sendiri tidak gratis dan mempuyai keterbatasan spesifikasi hardware. Dengan linux dan sebuah cpu P3 atau P4 standar maka sebuah router sekaligus server dapat dibuat menjadi 1, hardware pun bisa di upgrade dengan mudah sesuai kebutuhan.

Kembali ke WebHTB, webhtb ini ialah pengembangan dari htb yang cara konfigurasinya via web interfaces jadi dengan webhtb kita cukup klik sana-sini saja tidak seperti htb tools sebelumnya yang sisi management konfigurasinya dari bahasa scrip atau cli (command line interface). Hebatnya lagi dengan webhtb ini sekarang kita bisa menerapkan dalam 1 mesin server Linux bersamaan dengan squid proxy server tanpa terlimit nantinya, untuk itu sebelumnya mari kita berucap terima kasih kepada rekan kita yaitu opickdesign dan si_faisal yang telah mengedit/mempublish hasil oprekan webhtb sebagai traffic control dan shaping untuk memisahkan bandwidth ke situs lokal (IIX), games, dan situs internasional (IX)

Sebenarnya dari beberapa bulan lalu posting ini sudah tersimpan di draft, namun karena bentrok antara kode html dengan file konfig ssl-nya akhir baru bisa posting soal cara mudah manage bandwidth.


Skenario :
Apache2, mysql, squid sudah berjalan normal sebelumnya.

Topologi
Internet---(adsl di bridge)---(eth1)Ubuntu server(eth0)---klien
modem adsl = 192.168.1.1
-eth1 = 192.168.1.2
-eth0 = 192.168.0.1
-klien network = 192.168.0.0


Saya kira cukup basa-basinya, sekarang mari kita tengok cara install, setup, dan konfig webhtb ini.

Tahapan I - Aktifkan SSL untuk https nantinya, karena di ubuntu sendiri mempunyai masalah tidak mau jalan ssl nya dikarenakan belum terdapat file setifikat untuk apache2 dan openssl, maka dari itu cara mengaktifkan ssl di ubuntu sebagai berikut :
  • Menginstall OpenSSL dan SSL‐Certificate
    apt-get install openssl ssl-cert
    Membuat file sertifikat :
    mkdir /etc/apache2/ssl
    make-ssl-cert /usr/share/ssl-cert/ssleay.cnf /etc/apache2/ssl/apache.pem
  • Aktifkan modul SSL dan restart Apache2
  • a2enmod ssl /etc/init.d/apache2 force-reload
  • Menempelkan file sertifikat ke virtual host
    cp /etc/apache2/sites-available/default /etc/apache2/sites-available/ssl
    edit file /etc/apache2/sites-available/ssl, tambahkan script pada baris terakhir sebelum </VirtualHost> :
    SSLEngine On
    SSLCertificateFile /etc/apache2/ssl/apache.pem
    Dan ganti
    <VirtualHost *:80>
    menjadi
    <VirtualHost *:443>

    Tambahkan script di bawah ini pada baris terakhir sebelum </VirtualHost> :
    SSLCertificateFile
    /etc/apache2/ssl/apache.pem

    Berikut ini ialah isi jadi keseluhan pada /etc/apache2/sites-available/ssl saya :
    <VirtualHost *:443>
    ServerAdmin webmaster@localhost

    DocumentRoot /var/www
    <Directory />
    Options FollowSymLinks
    AllowOverride None
    </Directory>
    <Directory /var/www/>
    Options Indexes FollowSymLinks MultiViews
    AllowOverride None
    Order allow,deny
    allow from all
    </Directory>

    ScriptAlias /cgi-bin/ /usr/lib/cgi-bin/
    <Directory "/usr/lib/cgi-bin">
    AllowOverride None
    Options +ExecCGI -MultiViews +SymLinksIfOwnerMatch
    Order allow,deny
    Allow from all
    </Directory>

    ErrorLog /var/log/apache2/error.log

    # Possible values include: debug, info, notice, warn, error, crit,
    # alert, emerg.
    LogLevel warn

    CustomLog /var/log/apache2/access.log combined

    Alias /doc/ "/usr/share/doc/"
    <Directory "/usr/share/doc/">
    Options Indexes MultiViews FollowSymLinks
    AllowOverride None
    Order deny,allow
    Deny from all
    Allow from 127.0.0.0/255.0.0.0 ::1/128
    </Directory>

    SSLEngine On
    SSLCertificateFile /etc/apache2/ssl/apache.pem
    </VirtualHost>
  • Lakukan restart apache2 dan aktifkan modul HTTPS :
    /etc/init.d/apache2 force-reload
    a2ensite ssl
  • Terakhir, restart kembali service apache2 :
    /etc/init.d/apache2 restart

Tahapan II - menginstall repository yang di butuhkan :
apt-get install libphp-adodb php5-cli php5-gd php-pear php5-snmp php5-adodb phpmyadmin curl libnet-netmask-perl

Tahapan III - Install dan konfigurasi WebHTB untuk memisahkan bandwidth ke IIX, IX, dan Game
  • Masuk ke direktory /var :
    cd /var
  • Download file tar.bz2 dari link opickdesign yang telah di edit dengan penambahan source ip iix dan games.
    wget -c http://www.opikdesign.com/kios/webhtb/webhtb_V2.9.25.tar.bz2
  • Jika telah selesai mendownload, lakukan extrack :
    tar -xjvf webhtb_V2.9.25.tar.bz2
  • Ubah permission /var/webhtb/ supaya bisa di akses oleh apache2
  • chown -R www-data.www-data /var/webhtb
  • Edit file /etc/apache2/sites-available/ssl kemudian tambahkan seperti dibawah ini sebelum </VirtualHost> :

    Alias /webhtb /var/webhtb
    <Directory "/var/webhtb">
    Options Indexes FollowSymLinks MultiViews
    AllowOverride None
    Order allow,deny
    allow from all
    </Directory>

    Hingga seperti berikut :
    <VirtualHost *:443>
    ServerAdmin webmaster@localhost

    DocumentRoot /var/www
    <Directory />
    Options FollowSymLinks
    AllowOverride None
    </Directory>
    <Directory /var/www/>
    Options Indexes FollowSymLinks MultiViews
    AllowOverride None
    Order allow,deny
    allow from all
    </Directory>

    ScriptAlias /cgi-bin/ /usr/lib/cgi-bin/
    <Directory "/usr/lib/cgi-bin">
    AllowOverride None
    Options +ExecCGI -MultiViews +SymLinksIfOwnerMatch
    Order allow,deny
    Allow from all
    </Directory>

    ErrorLog /var/log/apache2/error.log

    # Possible values include: debug, info, notice, warn, error, crit,
    # alert, emerg.
    LogLevel warn

    CustomLog /var/log/apache2/access.log combined

    Alias /doc/ "/usr/share/doc/"
    <Directory "/usr/share/doc/">
    Options Indexes MultiViews FollowSymLinks
    AllowOverride None
    Order deny,allow
    Deny from all
    Allow from 127.0.0.0/255.0.0.0 ::1/128
    </Directory>
    Alias /webhtb /var/webhtb
    <Directory "/var/webhtb">
    Options Indexes FollowSymLinks MultiViews
    AllowOverride None
    Order allow,deny
    allow from all
    </Directory>

    SSLEngine On
    SSLCertificateFile /etc/apache2/ssl/apache.pem
    </VirtualHost>
  • Restart kembali apache nya :
    /etc/init.d/apache2 restart
  • Sampai sejauh ini bandwidth manager atau bandwidth limiter dengan WebHTB ini telah selesai tahap pembuatan ssl dan virtualhost nya di mesin ubuntu server, langkah selanjutnya ialah melakukan set-up dan konfigurasi webhtb melalui mesin klien dengan browser :
    https://192.168.0.1/webhtb/setup/
    Isikan pada form yang muncul di set-up webhtb sebagai berikut :
    MySQL admin user : root
    MySQL admin password : Isi_dengan_password_mysql
    MySQL WebHTB user : Kosongkan_saja
    MySQL WebHTB password : Kosongkan_saja
    MySQL WebHTB password again : Kosongkan_saja
    MySQL WebHTB database name : webhtb
    Default LAN interface : eth0 (sesuaikan dengan interfaces LAN)
    Default WAN interface :ppp0 (sesuaikan, interfaces ppp0 ini tercipta dari hasil bridge modem)
  • Jika dirasa semua sesuai, klik Submit maka secara otomatis akan di direct ke halaman awal login webhtb, dan silahkan masukan password root untuk login.
  • Definisikan SSH supaya tidak kena limit terlalu kecil, disini saya men-set download untuk SSH dari LAN yaitu 10 Mb dan jika mungkinkan maksimal 100 Mb.

    Klik Add Client pada tab menu yang terletak horizontal diatas, isikan :
    CHOSE A CLASS = SYSTEM_LOCAL
    CLIENT = SSH
    BANDWIDTH = 10240
    LIMIT = 102400
    BURST = 0
    PRIORITY = 0
    SRC IPS = 192.168.0.1
    SRC PORTS = 22

    Untuk lainnya biarkan default, klik SAVE dan CLOSE
  • Definisikan juga batasan bandwidth untuk samba dan cups (print server) :

    Sebelumnya klik terlebih dahulu Click here for new src, dst .. sebanyak 6 rows untuk masing-masing IP Source dan Ports source
    CHOSE A CLASS = SYSTEM_LOCAL
    CLIENT = SAMBA_CUPS
    BANDWIDTH = 10240
    LIMIT = 102400
    BURST = 0
    PRIORITY = 0
    SRC IPS = 192.168.0.1 (samakan ip nya pada setiap row yang telah dibuat)
    SRC PORTS = 22 137 138 139 445 631 (masukan pada masing row port nya)

    Untuk lainnya biarkan default, klik SAVE dan CLOSE
  • Definisikan halaman web yang sudah di cache oleh squid supaya tidak terlimit oleh bandwidth manager webhtb.

    Tambahkan seperti di bawah ini dan taruh paling bawah saja pada squid.conf :
    #Marking ZPH
    zph_mode tos
    zph_local 0x04
    zph_parent 0
    zph_option 136

    Cek, Rekonfigurasi, dan reatart squid nya :
    squid -k parse
    squid -k reconfigure
    /etc/init.d/squid restart
  • Masukan rule iptables di bawah ini :
    iptables -A OUTPUT -t mangle -m tos --tos 0x04 -j MARK --set-mark 0x4

    Tambahkan juga rule iptables di atas pada /etc/rc.local sebelum exit 0 supaya ikut start saat pc server ubuntu ini hidup atau restart.
  • Klik Add Client
    CHOSE A CLASS = SYSTEM_LOCAL
    CLIENT = PROXY
    BANDWIDTH = 1024
    LIMIT = 10240
    BURST = 0
    PRIORITY = 2
    MARK = 4
    SRC IPS = kosongkan
    SRC PORTS = kosongkan

    Untuk lainnya biarkan default, klik SAVE dan CLOSE
  • Melanjut, sekarang saatnya memberikan batasan bandwidth untuk tiap klien warnet pada kelas IIX, IX, dan GAMES.

    Diketahui bandwidth total hasil dari speedtest.net :
    Download IIX = 980 Kbps
    Download IX = 400 Kbps
    Jumlah klien = 10 pc (5 pc diantaranya bisa game online)

    Catatan :
    Yang dimaksud kelas klien adalah class GAMES_DOWNLOAD, IIX_DOWNLOAD dan INTL_DOWNLOAD.
    IIX akan di pecah di bagi 2 untuk kelas games dan iix (situs lokal).
    Total bandwidth klien pada setiap kelas tidak melebihi bandwidth kelasnya.
    Untuk menentukan nilai bandwidth di webhtb harus di pastikan nilai hasilnya genap saat di bagi 8, nilai 8 adalah besaran bit. Misal diatas iix 980 :
    980/8 = 122,5 (ini tidak bisa)
    Maka cari yang mendekati nilai 980 namun hasilnya genap, seperti :
    976/8 = 122 (ini bisa dipakai)
  • Menetukan besaran bandwidth untuk tiap kelas
  • Pada webhtb, ketik Classes+, kemudian pada kotak dialog yang muncul :
    Choose a class to edit = GAMES_DOWNLOAD
    Klik tanda centang hijau di sampingnya, isikan di opsi-opsi yang muncul di bawahnya :

    Class name = GAMES_DOWNLOAD (jangan di rename, biarkan default)
    Bandwidth = 320 (5 pc game, /pc = 64, jadi 5 x 64 = 320)
    Limit = 976
    Burst = 0
    Priority = 2
    Que = SFQ
    Klik tanda centang hijau di sampingnya.
  • Pada webhtb, ketik Classes+, kemudian pada kotak dialog yang muncul :
    Choose a class to edit = IIX_DOWNLOAD
    Klik tanda centang hijau di sampingnya, isikan di opsi-opsi yang muncul di bawahnya :

    Class name = IIX_DOWNLOAD (jangan di rename, biarkan default)
    Bandwidth = 656 (10 pc asumsi ke iix semua, /pc = 64, jadi 5 x 64 = 320)
    Limit = 976
    Burst = 0
    Priority = 2
    Que = SFQ
    Klik tanda centang hijau di sampingnya.
  • Pada webhtb, ketik Classes+, kemudian pada kotak dialog yang muncul :
    Choose a class to edit = INTL_DOWNLOAD
    Klik tanda centang hijau di sampingnya, isikan di opsi-opsi yang muncul di bawahnya :

    Class name = INTL_DOWNLOAD (jangan di rename, biarkan default)
    Bandwidth = 400 (10 pc asumsi ke ix semua, /pc = 64, jadi 5 x 64 = 320)
    Limit = 400
    Burst = 0
    Priority = 3
    Que = SFQ
    Klik tanda centang hijau di sampingnya.
  • Menentukan besaran bandwidth setiap klien pada masing-masing kelas
  • Klik Add Client
    CHOSE A CLASS = GAMES_DOWNLOAD
    CLIENT = Game01
    BANDWIDTH = 64
    LIMIT = 320
    BURST = 0
    PRIORITY = 2
    DST IPS = 192.168.0.101
    DST PORTS = kosongkan

    Untuk lainnya biarkan default, klik SAVE dan CLOSE

    Ulangi sebanyak 5 kali sesuaikan dengan jumlah klien games, harap sesuaikan IP dan nama nya
  • Klik Add Client
    CHOSE A CLASS = IIX_DOWNLOAD
    CLIENT = Lokal01
    BANDWIDTH = 64
    LIMIT = 656
    BURST = 0
    PRIORITY = 2
    DST IPS = 192.168.0.101
    DST PORTS = kosongkan

    Untuk lainnya biarkan default, klik SAVE dan CLOSE

    Ulangi sebanyak 10 kali sesuaikan dengan jumlah klien iix, harap sesuaikan IP dan Namanya.
  • Klik Add Client
    CHOSE A CLASS = IX_DOWNLOAD
    CLIENT = Interlokal01
    BANDWIDTH = 40
    LIMIT = 400
    BURST = 0
    PRIORITY = 3
    DST IPS = 192.168.0.101
    DST PORTS = kosongkan

    Untuk lainnya biarkan default, klik SAVE dan CLOSE

    Ulangi sebanyak 10 kali sesuaikan dengan jumlah klien iix, harap sesuaikan IP dan Namanya.
  • Generate Qos nya, pada webhtb klik Change QOS Status lalu pilih Start/Restart QOS dan tunggu sampai muncul kotak dialog yang memberitahukan :
    WebHTB was successfully started on eth0
  • Untuk melihat trafficnya pilih di webhtb Show > Show traffic
  • Sekarang tambahkan file bash nya webhtb, dalam contoh ini ada di /var/webhtb/docs/webhtb ke direktory /etc/init.d/ supaya bisa di eksekusi nantinya misal untuk stop-start dari konsole dan juga untuk mengikut sertakan Qos webhtb jalan otomatis saat komputer server hidup/restart :

    Copy bash file webhtb :
    cp /var/webhtb/docs/webhtb /etc/init.d/webhtb
    Ubah permission supaya bisa di eksekusi :
    chown +x /etc/init.d/webhtb
    atau bisa juga command alternatif chown sebagai berikut
    chown 755 /etc/init.d/webhtb
    Sisipkan dibawah ini ke /etc/rc.local diatas text berketerangan exit 0 supaya nantinya webhtb ikut start-up :
    /etc/init.d/webhtb start

Selesai dan semoga mengilhami, sebaiknya lakukan restart sistem supaya konfigurasi tc dan Qos berjalan baik.

Catatan :
Jika Qos di stop di webhtb, maka nanti saat booting awal webhtb dalam status stop


Untuk managemen upload nya webhtb versi free menurut info yang saya dapat hanya bisa melimit upload klien saja. Jika tidak di limitpun untuk traffic upload webhtb tidak terlalu signifikan seperti pada bandwidth uploadnya.
Selengkapnya - WebHTB, Bandwidth manager linux

Kenali gelagat pengunjung di warnet

Pengunjung warnet mungkin tidak dapat kita kenali satu-persatunya, namun jika kita mau berpikir lebih keras lagi kita atau anda yang berprofesi sebagai operator/teknisi warnet dapat menebak-nebak aktifitas suatu user di Internet melalui gelagatnya saat di depan komputer.

Ini murni pengalaman pribadi selama pernah menjabat sebagai teknisi plus operator cadangan pada suatu warnet di daerah sentul - Bogor. Melihat aktifitas seseorang di warnet ini melalui galagatnya mempunyai tingkat akurasi 70%, karena memang setelah kita melihat dari gelagatnya kemudian memastikannya via remote desktop secara view tanpa full mode dan itu selalu benar.

Tingkah laku seperti kita dalam memperhatikan suatu user di Internet melalui gelagatnya menurut saya suatu hal positif, mengapa? karena hal itu berdasarkan pada kepastian keamanan dari aspek psykologi dan realita di lapangan.

Berikut ini ialah macam-macam gelagat user di warnet yang dapat dikenali :
  • Prilaku klien warnet berjenis kelamin lelaki dan hanya memegang mouse saja tanpa keyboard dengan posisi santai (bersender) dengan bilik/kordeng yang tertutup rapat dari komputer klien warnet di sebelahnya.

    Dapat dipastikan ini ialah klien warnet yang sedang mengakses situs porno, gambar porno, dan hal-hal yang berbau dewasa

  • Prilaku klien warnet yang sangat dekat menatap monitor, mulutnya bergumamam, salah satu tangannya mengetuk-ngetukan jari di meja komputer, matanya waspada terhadap orang di sekitar.

    Ini biasanya salah satu prilaku user warnet yang sedang melihat keamanan/spesifikasi hardware, sistem, dan jaringan internel warnet.

  • Prilaku klien warnet yang datang bersama pasangannya, menggunakan 1 komputer, di dominasi pihak lelaki saat memakai komputernya, mengincar bilik komputer paling pojok.

    Ini ialah prilaku salah satu pasangan yang sedang memicu libido pasangannya terhadap hal-hal negatif seperti percumbuan dan sebagainya, situs-situs yang dibukanya pun biasanya mengincar halaman web yang mempuyai banner konten dewasa, kebanyakan mengobrol dari pada melihat konten di Internet, topik obrolannya selalu berubah-ubah (tidak fokus). Status pasangan inipun biasanya belum jelas atau masih sebatas teman dekat, baru kenal di jalan dan sebagainya.

  • Prilaku klien warnet yang selalu memperhatikan sesama klien warnet lainnya.

    Biasanya ini ialah pengunjung warnet yang tergolong baru mengenal media Internet atau komputer, memegang keyboard dan mouse secara gerogi, dan sebagainya.

  • Prilaku klien warnet yang sesaat waktu menggebuk meja, mouse, lantai, atau paha disertakan bahasa-bahasa kotor dari mulutnya.

    Biasanya ini ialah prilaku klien game online yang kesal/geregetan entah itu karena hasil kalah, nge-lag, ataupun disconnect dan keluar dari game.

Dari sedikit cara mengenali aktifitas klien warnet dari tingkah laku atau gelagatnya diatas, kemungkinan masih banyak lagi tips lainnya, silahkan ditambahkan jika anda mengetahuinya dengan meninggalkan komentar di bawah. Terima kasih dan semoga bermanfaat
Selengkapnya - Kenali gelagat pengunjung di warnet

Notifikasi apache2 saat restart - apache2: Could not reliably determine

Biasanya pengguna linux dengan web server apache2 saat melakukan restart, reload, dan sejenisnya sering melihat pesan peringatan di konsol dengan keterangan :
... waiting apache2: Could not reliably determine the server's fully qualified domain name, using 127.0.1.1 for ServerName

Dari sumber-sumber terpercaya di Internet pesan peringatan atau notifikasi apache2 ini hanya sebatas memberitahukan saja, namun setelah itu service apache2 nya tetap oke berjalan, namun jika merasa risih akan hal tersebut berikut ialah cara memperbaiki dan menghilangkan notifikasi apache2 :

Sebelumnya dibawah ini adalah pesan yang muncul saat merestart service apache2 :
root@ncuptea:/home/umum# /etc/init.d/apache2 restart
* Restarting web server apache2 apache2: Could not reliably determine the server's fully qualified domain name, using 127.0.1.1 for ServerName
... waiting apache2: Could not reliably determine the server's fully qualified domain name, using 127.0.1.1 for ServerName

Solusinya :
  • Buka terminal (jika pengguna desktop)
  • Lalu masuk dan buka httpd.conf di direktori /etc/apache2/ (Default direktori apache2 di keluarga debian/ubuntu)
  • nano /etc/apache2/httpd.conf
  • Isikan seperti di bawah ini pada httpd.conf (default httpd.conf biasanya masih kosong) :
  • ServerName 127.0.1.1
    Save lalu keluar
  • Lakukan restart dan lihat notifikasi tersebut akan hilang :
  • /etc/init.d/apache2 restart


Perhatian :
Jika pesan notifikasi awalnya terlihat ip localhost 127.0.0.1 bukan 127.0.1.1 (seperti yang di cetak merah di atas), maka sesuaikan pada isian httpd.conf nya.
Selengkapnya - Notifikasi apache2 saat restart - apache2: Could not reliably determine

Karakter administrator

Artikel kali ini tidak menyinggung mengenai tips, trik, manual atau howto tentang komputer berikut sistem dan jaringannya. Sebenarnya penulis ingin merampungkan dan mempublis artikel tentang install dan konfigurasi webhtb sejak beberapa bulan lalu yang belum selesai, tapi karena ada masalah yaitu bentrok code html dengan sample yang akan di posting jadi belum bisa terlaksanakan...haha, maklumlah cuma bisa tulis aja.

Sesi kali ini hanya mengisi waktu luang serta iseng, disini kita akan sedikit membahas tentang karakter orang di balik layar dalam jaringan.

Istilah atau gelar Administrator ini pada beberapa sudut pandang orang-orang tertentu misal masyarakat internet mempunyai kebanggaan sendiri karena mampu menciptakan, mengimplementasikan, memaksimal, dan memflexiblekan suatu sumber daya mengenai jaringan komputer dan sebagainya.

Gelar administrator di dapatkan bukan dari pernyataan/ucapan sendiri melainkan pernyataan dan penyebutan dari user kepada orang yang menjembatani, menyederhanakan, serta mengamankan aktifitas/kegiatan anda dengan komputer dalam jaringan.

Seorang administrator baik itu skala kecil atau besar mempunyai tujuan yang sama di kepalanya yaitu mengefisiensikan,menyederhanakan namun aman serta luwes tanpa mengabaikan protokol yang ada. Mereka juga bekerja berdasarkan analogi serta selalu berpegang pada mekanisme, mereka juga termasuk orang yang detail, pendiam, biasa bekerja di bawah tekanan, dan tidak mudah percaya pada hal yang sumbernya tidak dapat di buktikan.

Karakter seorang administrator secara psikologi bisa digambarkan sebagai berikut :
  • Mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi walau itu di luar bidangnya.
  • Berjiwa bebas dan lepas tanpa mau di terbatasi.
  • Selalu menyiapkan opsi alternatif dan memperhitungkan kemungkinan dari setiap pemikiran/tindakan orang sekitarnya.
  • Selalu lebih nyaman saat bekerja tanpa di tunggui.
  • Terkadang membutuhkan atau membuka parameter yang sudah di rangkum olehnya karena seorang administrator sejatinya tidak pernah menghafalkan langkah-langkah tetapi memahami suatu konsep, melihat sample, lalu di sesuaikan dengan kebutuhan.
  • Rata-rata administrator ialah pengguna/pemakai sistem operasi opensource.
  • Mereka (administrator) 70% nya kurang pandai melakukan editing atau custom tugas perkantoran seperti word, photo, dan sebagainya namun kecepatan ketik mereka luar biasa dengan jari bermain semua di keyboard.
  • Lebih menyukai chatting, terutama Internet Relay Chat (IRC) daripada mesin jejaring seperti facebook.com atau twitter.com untuk berinteraksi dengan user lainnya di Internet.

Sedikit dari banyak karakter seorang administrator jaringan diatas. Terima kasih
Selengkapnya - Karakter administrator

Windows 7 gagal booting setelah install windows loader

Resiko melakukan crack aktivasi windows 7 dengan windows loader adalah sistem windows 7 tidak bisa booting/hang/blank dan sebagainya pada beberapa komputer atau laptop tertentu, pada artikel sebelumnya sudah pernah di bahas juga Solusi Windows7 crash setelah menjalankan Windows Loader namun pada artikel tersebut kita mau tidak mau menginstall ulang sistem windows 7 nya baru di kill windows aktivasinya.

Pertanyaannya sekarang ialah bagaimana solusi Windows 7 gagal booting setelah install windows loader tanpa install ulang sistem windows 7 nya? Sebelum menjawabnya, kebanyakan user setelah mengalami windows 7 gagal booting setelah install windows loader ialah menginstall ulang sistemnya bahkan ada yang sampai tidak jadi menginstallkan windows 7 ke komputernya.

Oke untuk menjawab pertanyaan di atas soal mengatasi windows 7 gagal booting setelah install windows loader , sederhana saja ikuti cara berikut:
  • Boot komputermu dari cd installasi windows 7.
  • Pilih opsi "Repair your computer".
  • Pilih opsi "Command Prompt".
  • Ketikan "bootsect.exe /nt60 c:" (tanpa tanda petik).
  • Lakukan restart.

Jika masih tidak berhasil coba ganti command prompt nya sebagai berikut :
bootsect.exe /nt60 all

Alternatif lain bisa dengan menekan tombol Esc atau R sebelum proses boot dan pilih "Windows Without Loader"

Cara/langkah mengtasi  Windows 7 gagal booting setelah install windows loader tanpa install ulang diatas mungkin akan berbeda keterangan/tampilan di sistem windows 7 kalian dari opsi-opsi yang tertulis diatas, jadi saya harap amati dan sesuaikan. Sukses tidaknya langkah diatas tergantung seberapa besar logika anda di perankan...hehe.
Selengkapnya - Windows 7 gagal booting setelah install windows loader